Thursday, October 29, 2009

Yamata no Orochi




Masih ingat dengan monster ular yang memiliki 8 kepala dan 8 ekor yang keluar dari tubuh sasuke ketika dia bertarung melawan itachi? Kalo lupa liat aja gambar di bawah ini.Nah dalam mitologi jepang, monster tersebut adalah bijuu ekor 8 yang lebih dikenal sebagai yamata no orochi. Dalam mitologi jepang yamata no orochi digambarkan sebagaisosok ular (naga) yang memiliki 8 ekor dan 8 kepala, matanya berwarna merah dan memiliki kekuatan jahat dari dunia iblis, setiap kepala dari yamata no orochi melambangkan jiwa, hantu, kejahatan, iblis, dunia setelah kematian, dan kematian
Kekuatan sebenarnya dari Orochi seharusnya tidak terlalu besar, bahkan cenderung lemah. Seorang anggota klan Kusanagi, ketika menyerangnya melakukan kecerobohan, menggunakan pedang legendaris Kusanagi no Tsurugi. Karena itu, sebagai konsekuensinya, Yamata no Orochi mengambil alih pedang itu dan menyerap kekuatan yang ada didalamnya dan menjadi mahluk yang amat kuat, dan akhirnya menyimpan semuanya didalam tubuhnya. Dengan kekuatan barunya, Orochi mengeluarkan kekuatan kegelapan yang amat besar sehingga membangunkan bijuu yang lain, dan menjadi arogan. Orochi mengalahkan banyak bijuu tetapi dia dikalahkan oleh Kyuubi (rubah ekor 9).
Yamata no orochi pun akhirnya berhasil dibantai oleh susanoo sang dewa samudra dan pedan kusanagi berhasil dikeluarkan dari ekornya, dalam cerita naruto juga dikisahkan monster 8 kepala dan 8 ekor yang muncul dari tubuh naruto dibantai oleh jutsu dari itachi yaitu susanoo.

Sejarah Anime

Anime adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan film animasi/kartun Jepang. Kata tersebut berasal dari kata animation yang dalam pelafalan bahasa Jepang menjadi animeshon. Kata tersebut kemudian disingkat menjadi
anime. Meskipun pada dasarnya anime tidak dimaksudkan khusus untuk animasi Jepang, tetapi kebanyakan orang menggunakan kata tersebut untuk membedakan antara film animasi buatan Jepang dan non-Jepang.

Sejarah karya animasi di Jepang diawali dengan dilakukannya First Experiments in Animation oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaro pada tahun 1913. Kemudian diikuti film pendek (hanya berdurasi sekitar 5 menit) karya Oten Shimokawa yang berjudul Imokawa Mukuzo Genkanban no Maki tahun 1917. Pada saat itu Oten membutuhkan waktu 6 bulan hanya untuk mengerjakan animasi sepanjang 5 menit tersebut dan masih berupa “film bisu”. Karya Oten itu kemudian disusul dengan anime berjudul Saru Kani Kassen dan Momotaro hasil karya Seitaro Kitayama pada tahun 1918, yang dibuat untuk pihak movie company Nihon Katsudo Shashin (Nikatsu). Pada tahun 1918 Seitaro kembali membuat anime dengan judul Taro no Banpei. Tetapi semua catatan tentang anime tersebut dikatakan hilang akibat gempa bumi di Tokyo pada tahun 1923.



Selain Oten dan Seitaro, ada juga beberapa animator lain seperti, Junichi Kouichi (Hanahekonai Meitou no Maki, 1917), Sanae Yamamoto (Obasuteyama, 1924), Noburo Ofuji (Saiyuki, 1926 dan Urashima Taro, 1928), Yasushi Murata (Dobutsu Olympic Taikai, 1928). Pada saat itu, muncul pula anime pertama yang mempunyai sekuel yaitu Sarugashima (1930) dan kelanjutannya yaitu Kaizoku-bune (1931).

Pada tahun 1927, Amerika Serikat telah berhasil membuat animasi dengan menggunakan suara (pada saat itu hanya menggunakan background music). Jepang kemudian mengikuti langkah itu dan anime pertama dengan menggunakan suara musik adalah Kujira (1927) karya Noburo Ofuji. Sedangkan anime pertama yang “berbicara” adalah karya Ofuji yang berjudul Kuro Nyago(1930) dan berdurasi 90 detik. Salah satu anime yang tercatat sebelum meletus Perang Dunia II dan merupakan anime pertama dengan menggunakan optic track (seperti yang digunakan pada masa sekarang) adalah Chikara To Onna No Yononaka (1932) karya Kenzo Masaoka.

Dalam tahun 1943 Masaoka bersama dengan seorang muridnya, Senoo Kosei, mereka membuat kurang lebih lima episode anime berjudul Momotaro no Umiwashi (Momotaro, the Sea Eagle). Anime yang ditayangkan ini merupakan anime Jepang pertama dengan durasi lebih dari 30 menit (short animated feature film). Mendekati akhir dari Perang Pasifik, yaitu pada bulan April 1945, Senoo telah membuat dan menampilkan kurang lebih sembilan episode anime yang merupakan karya besarnya, Momotaro: Umi no Shinpei (Momotaro: Devine Soldier of the Sea).


Anime ini merupakan anime Jepang pertama yang berdurasi panjang, yaitu sekitar 72 menit (animated feature film). Keduanya adalah anime propaganda yang mengadaptasi dari cerita legenda terkenal Jepang, Momotaro, dan merupakan salah satu dari anime terpopuler pada masa tersebut.

Noburo Ofuji juga pernah mencoba membuat anime yang berwarna. Pada saat itu ia membuat anime Ogon no Hana (1930) dengan hanya 2 warna, tetapi tidak pernah dirilis. Anime pertama yang dirilis dengan warna baru muncul lama setelah itu yaitu Boku no Yakyu (194 8) karya Megumi Asano.

Setelah Perang Dunia II, industri anime dan manga bangkit kembali berkat Osamu Tezuka. Orang yang dijuluki “God of Manga” ini pada saat itu baru berusia sekitar 20 tahun dan karyanya adalah Shintakarajima yang muncul pada tahun 1947. Hanya dalam beberapa tahun saja, Tezuka kemudian menjadi sangat terkenal.

Modern Warfare 2

Footage yang memperlihatkan Call of Duty: Modern Warfare 2 dapat dimainkan dalam tampilan third-person kini dikabarkan telah sah. Sudut pandang eksternal ini merupakan tambahan terbaru yang cukup menjadi kejutan dari Infinity Ward, meskipun hanya sebatas pada multiplayer mode-nya.

“3rd Person merupakan sebuah mode baru dalam multiplayer game ini,” ungkap Robert Bowling dari Infinity Ward. “Anda dapat memainkan mode game favorit anda seperti Team Deathmatch yang biasanya, Hardcore mode (dengan keterbatasan HUD dan damage yang lebih besar), atau dalam 3rd Person mode yang paling baru, yang mengartikan bahwa anda dan semua gamers di dalamnya akan berada dalam tampilan third-person.”

Dengan ini maka gamers akan dapat menemukan tampilan third-person dalam mode multiplayer Modern Warfare 2 tersebut. “Ketika anda berada dalam 3rd Person, anda tidak dapat mengganti pandangannya, anda selalu berada dalam sudut pandang tersebut,” ia berujar. “Anda tidak dapat menghidupkan atau menonaktifkan tampilan third-person dalam mode yang standar. Mode third-person dan first-person merupakan kedua mode game yang seluruhnya berbeda. 3rd Person hanyalah suatu cara lain dalam memainkan game ini,” tambahnya.

Penurunan Harga

yaaah,, ini dia blog pertama saya,, mohon maaf bila ada kesalahan yaa...


Kali ini ada info terbaru seputar ps3



Ramainya pemotongan harga telah melanda sejumlah konsol. Seberapa besar pengaruh potongan harga kali ini terhadap sejumlah konsol?

Pada 3 September, harga PS3 yang semula ¥39.990 mengalami pemangkasan sebesar sekitar ¥10.000 ke angka ¥29.980. Dalam periode tersebut, sebanyak 150.832 unit telah terjual. Hingga 11 Oktober lalu, Sony telah melihat adanya peningkatan sebesar 707% dalam penjualan PS3 di Jepang. Tidak hanya dialami oleh PS3, penurunan harga juga diberlakukan terhadap PSP-3000. Harga yang awalnya ¥19.800 kini telah diturunkan ke angka ¥16.800. Oleh karena itu, penjualan PSP di Jepang pun telah menanjak 126%.

Bulan lalu, Nintendo juga mengumumkan adanya potongan harga terhadap Wii. Harga Nintendo Wii kini telah merosot ke ¥20.000 dari yang sebelumnya ¥25.000 semenjak 1 Oktober. Menurut data, penjualan Wii dikabarkan meningkat 29%.

Pengaruh potongan harga juga dirasakan oleh Microsoft pada Xbox 360-nya. Pada 10 September, model Elite seharga ¥39.800 telah diturunkan ke ¥29.800. Akan tetapi, pada periode waktu yang berakhir 11 Oktober, penjualan Xbox 360 merosot 70% di Jepang.

Menurut pengamatan dari sumber berkaitan dengan hal ini, lonjakan penjualan PS3 dan Wii tampaknya bisa dihubungkan dengan jadwal rilis dari game-game akhir tahun kedua konsol tersebut seperti Final Fantasy XIII dan New Super Mario Bros. Wii.